Seputar KKP

petugas-kesehatan-pelabuhan-nunukan-keluhkan-kekurangan-obat

Petugas Kesehatan Pelabuhan Nunukan Keluhkan Kekurangan Obat

KKP Tarakan | Minggu, 08 Desember 2013 - 22:58:31 WIB | dibaca: 642 pembaca

Petugas kesehatan di Pelabuhan Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, mengeluhkan minimnya obat-obatan yang dimiliki saat ini.

Salah seorang perawat kesehatan Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Arman, di Nunukan, Jumat (10/5/2013), menyatakan, sering kali kewalahan saat menangani TKI sakit yang dideportasi dari Malaysia karena kurangnya persediaan obat.

Ia mengatakan, obat-obatan yang diberikan kepada TKI deportasi yang menderita sakit diperoleh dengan menggunakan biaya pribadi dan bukan berasal dari bantuan pemerintah. Padahal, persediaan obat-obatan kadang kala tidak sebanding dengan banyaknya TKI deportasi yang mendapatkan perawatan.

"Kami sering kali kewalahan masalah obat-obatan karena ketersediaan yang dimiliki sangat minim, sehingga kadang kala tidak sebanding dengan banyaknya TKI deportasi yang sakit," ujar Arman.

Oleh karena itu, dia sangat mengharapkan perhatian dan bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan RI agar dapat memberikan bantuan obat-obatan khususnya untuk penyakit gatal-gatal. 

Menurut Arman, bantuan obat-obatan dari Kementerian Kesehatan RI jumlahnya sangat terbatas. "Memang kami biasa dapatkan bantuan obat-obatan dari Kementerian Kesehatan, tapi jumlahnya sangat terbatas dan tidak sebanding dengan jumlah pasien," katanya. 

Ia juga mengaku dana yang dimiliki Kantor Kesehatan Pelabuhan Nunukan sangat terbatas sehingga tidak mampu menyediakan obat-obatan dalam jumlah yang besar.










Komentar Via Website : 11
Awal Kembali 12 LanjutAkhir


Nama

Email

Komentar



Masukkan 6 kode diatas)